Karakter Temperance Mahasiswa Melalui Konseling Spritual Teistik

Authors

  • Akhmad Harum Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Muhammad Anas Universitas Negeri Makassar
  • Suciani latif Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31100/jurkam.v6i1.1334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan konseling spiritual teistik dan peningkatan karakter temperance mahasiswa melalui konseling spiritual teistik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experimental design desain yang digunakan nonequivalent control group design terhadap 16 sampel yang merupakan kelompok eksperimen dan kelompok control dengan teknik sampling proportional random sampling. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis parametrik dengan Uji T. Hasil peneltian menunjukkan tahapan pelaksanaan (1) Rational treatment; (2) Pengungkapan perilaku tentang karakter temperance; (3) Pengungkapan diri Spritual; (4) Konfrontasi dan Penaksiran; (5) Dorongan memaafkan dan berdamai; (6) Penguatan dan Bibliotherapy Keagamaan. Peningkatan Temperance mahasiswa terlihat dari hasil uji t-test diperoleh thitung; 6,65 dengan nilai Asymp Sig (2-Tailed):0.000 dengan taraf signifikansi sebesar 5% atau 0,05.(0,000<a(0,05).

Author Biographies

Akhmad Harum, Universitas Negeri Makassar

Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan

Muhammad Anas, Universitas Negeri Makassar

Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan

Suciani latif, Universitas Negeri Makassar

Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan

References

Anastasi, A. 2015. Psychological testing.(6.b.). Macmillan: New York

Ariyanti, Lita. 2017. Membangun Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasae Melalui

Kebiasaan Positif Universal. Jurnal Pendidikan dan Pemelajaran

Sekolah Dasar. Vol 1. Nomor. 2b. Halaman: 07-113

Feist, J dan Feist, J. G. 2010. Teori Kepribadian. Jakarta: Selemba

Hurlock, E. B. 1990. Developmental Psychology: A Lifespan Approach. Boston: McGraw-Hill

Lickona, T. 1991. Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility. New York, Toronto, London, Sydney, Aucland: Bantam books.

Lickona, T. (2004). Character Matters (Personal Karakter). Jakarta: PT Bumi Aksara

Narvaez dan Lapsley, et.al. 2009. yang berjudul “Teaching Moral Character: Two

Strategies for Teacher Education†Center for Ethical

Education.University of Notre Dame

Pervin, L. A., Cervone, D., & John, O. P. (2005). Personality: Theory and Research. Hoboken: John Wiley & Sons, Inc

Peterson, C & Park, N. 2006. Character strenght in organization. Jornal of Organization Behavior. 27. 1149-1154, dipublish online (www.interscience.wiley.com)

Peterson, C & Park, N & Pole, N & D’andrea, W & Selogment, M. 2008. Strenght of Character and Posttraumatic Growth. Journal of Traumatic Stress. Vol 21, pp 214-217. di publish (www.interscience.wiley.com)

Seligman, M.E.P. and Peterson, C. 2004. Character strengths and virtues, a handbook and classification. American Psychological Association. New York: Oxford University Press.

Suryabrata sumandi. (2008). Metodologi penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Yusuf, S. 2009. Konseling Spiritual Teistik. Bandung: Rizqi Press.

Yusuf, S.. 2011. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Yusuf, S & Nurihsan. J. 2005. Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2022-04-02

Issue

Section

Articles

Citation Check