Penerapan Bimbingan dan Konseling Dalam Pembinaan Akhlak Di Era Digital Pada Siswa

Authors

  • Hasan Asari Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan, Indonesia
  • Saiful Akhyar Lubis Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan, Indonesia
  • Neng Nurcahyati Sinulingga Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan, Indonesia
  • Rahmadi Ali Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31100/jurkam.v4i2.703

Keywords:

Bimbingan dan Konseling, Pembinaan Akhlak, Era Digital

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  untuk menyelidiki hal-hal yang terdapat lingkungan alami (natural) dan mencoba untuk menginterpretasi fenomena yang sedang terjadi. Penelitian kualitatif  dapat diartikan  sebagai kegiatan yang terencana, mencakup segala aspek penafsiran yang yang memudahkan partisipan  dan informan dapat terlihat. Pendekatan Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi yang mengkaji penerapan bimbingan dan konseling dalam pembinaan akhlak di era digital. Adapun Subjek dan objek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, guru akidah akhlak dan siswa kelas X, sedangkan Arsip BK, buku catatan kasus dan dokumen profil MAS Aisyiyah Kota Binjai merupakan data sekunder. Dalam pengumpulan data, metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis kualitatif dengan langkah- langkah pemaparan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kondisi akhlak siswa kelas X terhadap perkembangan di era digital sudah cukup baik (2) Pelaksanaan bimbingan dan konseling  yang dilakukan guru BK berjalan dengan efektif dengan melaksanakan berbagai program BK (3) Hambatan dalam pembinaan akhlak siswa kelas X tentunya sebagian besar dipengaruhi oleh arus digitalisasi sehingga membuat perilaku mereka berubah (4) Solusi untuk mengatasi berbagai hambatan yang terjadi dalam membina akhlak di era digital yakni dengan adanya saling kerjasama antar pihak madrasah, orangtua serta para siswa  untuk selalu memajukan kegiatan layanan BK.

References

Azyumardi Azra, (1998). Esai-Esai Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam. Jakarta: Logos.

Muhammad Darraz, (1998). Pendidikan Akhlak Dalam Alquran. Beirut: Muassasah al-Risalah.

Dian Sari Ramadhani,Guru Bimbingan dan Konseling Madrasah Aliyah Aisyiyah Kota Binjai, wawancara di Binjai, tanggal, 30 November 2019.

Juntika, H. Achmad Nurihsan dan Akur Sudiarto, (2005). Manajemen Bimbingan dan Konseling di SMA Kurikulum 2004, Jakarta: Grasindo.

Lincoln, Y. S. and Guba, E.G, (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills : Sage Publications.

Miles, B. Mathew dan Michael Huberman, (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Lexy J Moleong, (2005). Metode Penelitian Kualitatif. cet 20. Bandung: Remaja Rosdakarya..

Rulli Nasrullah, (2014). ’’Perundungan Siber (cyberbullying) di Status Facebook Divisi Humas Mabes Polri’’. Jurnal Sosioteknologi..

Sudianto Akur dan Ahmad Juntika, (2005). Manajemen Bimbingan dan Konseling di SMA. Jakarta: Grasindo Anggota.

Tohirin, (2013). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah Berbasis Integrasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Downloads

Published

2020-08-09

Issue

Section

Articles

Citation Check