Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Siswa SMA

Authors

  • Eka Aryani Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Indonesia
  • Palasara Brahmani Laras Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31100/jurkam.v7i1.2143

Keywords:

sosiodrama, keterampilan social

Abstract

Penelitian didasarkan pada keterampilan sosial siswa kelas X SMA Insan Cendekia yang cukup rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas X SMA Insan Cendekia melalui teknik sosiodrama.  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan (action research). Jenis tindakan yang dilakukan adalah teknik sosiodrama. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala dan observasi. Instrumen penelitian ini menggunakan skala keterampilan sosial dan pedoman observasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosiodrama dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas X SMA Insan Cendekia. Pra tindakan yang dilakukan dengan menyebarkan skala diperoleh data, keterampilan sosial para siswa masih rendah dengan skor rata-rata pre test 116,38. Pada sosiodrama pertama skor rata-rata post test I siswa meningkat menjadi 135,18 pada kategori sedang. Pada sosiodrama kedua skor rata-rata post test II siswa meningkat menjadi 161,68 pada kategori tinggi namun belum mencapai target. Pada sosiodrama ketiga skor rata-rata post test III siswa meningkat menjadi 174,28 pada kategori tinggi dan sudah mencapai target. Hasil tersebut juga diperkuat dengan observasi terhadap subyek yang menunjukkan adanya keterampilan sosial yang meningkat dari pre-test yang ditunjukkan dengan siswa mampu menyatakan pendapat secara lantang, dapat memanajemen emosi dengan baik, mampu bergaul dengan semua teman, serta dapat berperilaku asertif.

Author Biography

Eka Aryani, Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Guidance and Counselling

References

Bal, N.M & Sungur, G. (2015). The Effect Of Social Skills Training Program On Adolescents. The Journal of International Social Research, Volume: 8.

Bowman, Sarah L. (2010). The Functions Of Role-Playing Games : How Participants Create Community, Solve Problems And Explore Identity. London: McFarland & Company, Inc., Publishers.

Deanna Marie & Pecaski McLennan. (2012). Using Sociodrama to Help Young Children Problem Solve. Journal Education Early Childhood. 39:407–412 DOI 10.1007/s10643-011-0482-9.

Eckloff, Maurine. (2006). Using Sociodrama To Improve Communication And Understanding. Journal Counseling. 259-269.

Hersen & Bellack. (2007). Keterampilan Sosial Pada Anak Menengah Akhir. Diakses dari http://f4jar.multiply.com/journal/item/191 pada tanggal 10 Januari 2022.

Johns Beverley H, E. & Crowley, P. (2012). The Central Role of Teaching Social Skills. Journal Counseling And Human Development. Volume 44 (8).

Lee, Dabae & Huh, Y. (2015). Collaboration, Intragroup Conflict, And Social Skills In Project-Based Learning. Journal Counseling. 43:561–590 DOI 10.1007/s11251-015-9348-7.

Nancy J. Patrick. (2008). Social Skills For Teenagers And Adults With Asperger Syndrome. London and Philadelphia: Jessica Kingsley Publishers.

Painter, Kim Kiker. (2006). Social Skills Groups for Children and Adolescentswith Asperger’s Syndrome: A Step-by-Step Program. London: Jessica Kingsley Publishers.

Sternberg, Patricia & Garcia, A. (2000). Sociodrama: Who’s in Your Shoes?. London: Praeger Publishers.

Suharsimi Arikunto. (2019). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka cipta.

Ufik Aksioma (2012) “Upaya Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Secara Lisan Melalui Metode Sosiodrama.

Zuhara, Evi. (2014). Efektifitas Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa. Tesis. Universitas Pendidikan Indonesia.

Downloads

Published

2023-02-26

Issue

Section

Articles

Citation Check