Model Hidden Curicculum Untuk Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Peserta Didik

Authors

  • Nuni Nurajizah Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
  • Beti Rahayu Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31100/jurkam.v3i1.334

Keywords:

Model, Hidden Curicculum, karakter disiplin

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sebuah proses yang dilaksanan tahap demi tahap. Kunci dari pendidikan karakter adalah disiplin. Kedisiplinan sangatlah penting bagi peserta didik, disiplin bukan hanya untuk menjalankan segala aturan sesuai dengan waktunya melainkan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan yang tinggi. Disiplin tidak hanya dapat di implementasikan dengan pembelajaran saja tetapi karakter disiplin dapat di bentuk melalui kebiasaan yang dapat di lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pendidikan karakter disiplin diharpkan peserta didik dapat mengimplementasikannya melalui hidden curiculum. Hidden Curicculum merupakan kurikulum tersembunyi dalam sebuah proses pembelajaran. Kurikulum tersembunyi merupakan kurikulum yang tidak tampak, bisa terjadi sec6 Y’ara spontanitas, tanpa terencana dan bisa muncul dari pengalaman belajar dalam sekolah. Meskipun kurikulum tersembunyi tidak mempunyai sistematika yang formal namun sangat berperan dalam mewujudkan sebuah tujuan pembelajaran, khususnya pengembangan karakter. Tujuan belajar dan pengembangan karakter akan dapat dicapai secara maksimal dengan dukungan kurikulum tersembunyi melalui aktifitas siswa, baik dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran. Adapun strategi Hidden curicculum yang bisa diimplementasikan pada pengembangan karakter disiplin diantaranya: (1) senyum, salam, sapa, sopan, santun (5S). (2) Adanya relasi antara Guru BK dengan orang tua atau wali siswa dengan dibentuknya group media sosial whatsapp yang beranggotakan seluruh orang tua atau wali siswa untuk memonitoring kegiatan belajar siswa.(3) Diwajibkannya mengikuti  ekstrakulikuler atau organisasi kepanduan (Pramuka) yang ada di sekolah (4) Peserta didik yang terlambat ditugaskan untuk membuat essay dengan judul tertentu sebelum memasuki kelas. Hal ini dapat membuat peserta didik mendapatkan  pengalaman secara lahiriyah dan bathiniyah

References

Adisusilo., & Sutarjo J.R.( 2012). Pembelajaran Nilai Karakter. Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Asmani., & Ma’mur, J.(2011). Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Jogjakarta: DIVA Press.

Hamalik, O.(2006). Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Imron, A.(2011). Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah. Jakarta: Bumi Aksana

Kementrian Pendidikan Nasional.(2010).Kerangka Acuan Pendidikan Karakter (ebook). Jakarta: Kemetrian Pendidikan Nasional

Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J.(2013). Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktik Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kesuma, D.(2012). Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lynn,. Arthur., Revell., & James,. (2007). Character Education In Schools and The Education of Teachers. Journal of Moral Education, (36)1.79-92.

Megawangi, Ratna. (2004). Pendidikan Karakter Solusi Tepat untuk Membangun Bangsa. Jakarta: Indonesia Heritage Fondation.

Munah, A. F. (2016). Studi Deskriptif Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kedisiplinan Terhadap Pelaksanaan Tata Tertib Sekolah Di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Skripsi. Universitas Ahmad Dahlan.

Mustaghfiroh,H.(2014). Hidden Curriculum dalam Pembelajaran PAI. Jurnal Penelitian Pendidikan Isla. (9)1

Noor, R. M.(2012). The Hidden Curriculum: Membangun Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler. Yogyakarta: Insan Madani

Prayitno., & Khaidir, A.(2011). Model Pendidikan Karakter-Cerdas. Padang: UNP Press

Prihatin, E.(2011). Manajemen Peserta Didik. Bandung: Alfabeta.

Samani, M., dan Hariyanto. (2012). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya

Sanjaya, W. (2010). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Downloads

Published

2019-03-23

Issue

Section

Articles

Citation Check