Membangun Brand Image di tengah Pandemi melalui Sertifikasi CHSE bagi Pelaku Wisata

Authors

  • Ratieh Widhiastuti Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Satsya Yoga Baswara Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Wisudani Rahmaningtyas Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Ahmad Saiful Mukmin Universitas Negeri Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31100/matappa.v5i1.1696

Keywords:

Ekonomi wisata, Pokdarwis, Sertifikasi CHSE, Brand Image, Kemenparekraft

Abstract

Tujuan pelatihan dan pendampingan Sertifikasi Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability adalah untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sertifikasi untuk meningkatkan kepercayaan pengunjung, serta kesiapan Kelompok Sadar Wisata untuk memperoleh sertifikat. Objek kegiatan pengabdian adalah para pengelola Pokdarwis di Kota Semarang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dengan mengunakan model pengelolaan sumber daya pariwisata berbasis partisipasi masyarakat, dan tahap evaluasi dan monitoring. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dibantu sepenuhnya oleh Pengelola Omah Pintar Petani Desa Wisata Kandri yang merupakan objek utama yang menjadi sasaran pengabdian. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengelola Pokdarwis Kota Semarang pada umumnya dan pengelola Omah Pintar Petani Kandri pada khsuusnya belum memahami akan pentingnya Sertifikat CHSE yang dicanangkan oleh Kemenparekraf. Dan belum memiliki persiapan untuk bisa mendapatkan sertifikat. Melalui kegiatan pengabdian ini, pengelola Pokdarwis bersedia untuk mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk proses sertifikasi, sekaligus tertarik untuk mulai mendaftar secara online melalui website kemenparekraf. Harapan untuk mendapatkan brandimage sebagai pokdarwis yang memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan sesuai protokol CHSE menjadi motivasi utama untuk mengikuti pendaftaran sertifikasi.

Author Biographies

Ratieh Widhiastuti, Universitas Negeri Semarang

Jurusan Pendidikan Ekonomi FE UNNES

Satsya Yoga Baswara, Universitas Negeri Semarang

Jurusan Pendidikan Ekonomi

Wisudani Rahmaningtyas, Universitas Negeri Semarang

Jurusan Pendidikan Ekonomi

Ahmad Saiful Mukmin, Universitas Negeri Semarang

Jurusan Pendidikan Ekonomi

References

Budhi Pamungkas Gautama, Yuliawati, A. K., Nurhayati, N. S., Fitriyani, E., & Pratiwi, I. I. (2020). Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 355–369. https://doi.org/https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414

Deegan, C. (2002). The Legitimising Effect of Social and Environmental Disclosures – A Theoretical Foundation. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 15, 282–311. https://doi.org/10.1108/09513570210435852

Dewi, M. H. U. (2013). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali. Jurnal Ilmiah Sosial Dan Humaniora, 3(2), 117–226. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/kawistara.3976

Isnaningtyas, Y., . F., & Marlina, N. (2017). No Title. Journal of Politic and Government Studies; Vol 6, No 03 (2017): Periode Wisuda Agustus 2017. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/16778

Downloads

Published

2022-03-12

Issue

Section

Articles

Citation Check