Career Day Bagi Siswa Dan Guru SMA Bimbingan Konseling Kabupaten Sidrap

Authors

  • Farida Aryani Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Muhammad Ilham Bakhtiar STKIP Andi Matappa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31100/matappa.v1i1.78

Keywords:

Career Day, Bimbingan konseling, dan Dunia kerja.

Abstract

Tujuan IbM ini untuk memberikan siswa pemahaman dan menilai dirinya terutama potensi yang dimilikinya yang terkait dengan dunia kerja yang akan dipilihnya kelak, dan Siswa mampu merencanakan masa depan secara rasional sesuai dengan potensi dan minat yang dimilikinya. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah : Metode persentase dan ceramah dan tanya jawab, metode diskusi, metode praktek, tersedia stand karir, Aplikasi e-career, konseling individu untuk konsultasi pilihan karir. Sebagai upaya yang dianggap tepat dalam membantu siswa untuk memilih karir  terutama dalam melanjukan studi, dan memilih pekerjaan yang tepat sesuai potensi dan bakat minatnya adalah dengan memberikan bimbingan karir kepada siswa yang lebih kepada informasi dan cara bersikap terhadap pilihan-pilihan studi dan siap berada ditengah masyarakat untu bekerja. Melihat hal tersebut maka solusi yang ditawarkan adalah memberikan Career Day bagi siswa dan guru di SMA Kabupaten Sidrap. Hasil pelaksanaan kegiatan melalui penerapan pemberian kegiatan Career Day bagi Guru dan Siswa berjalan dengan baik, siswa telah memahami dan dapat menilai potensi yang dimilikinya khususnya yang terkait dengan dunia kerja yang akan dipilihnya, Siswa telah mampu merencanakan masa depannya secara rasional sesuai dengan potensi dan minat yang dimilikinya.  Guru telah mengetahui pelayanan bimbingan karir di sekolah, guru BK memberikan layanan karir dan menyusun program bimbingan karir, kemudian mampu melakukan praktek-praktek yang telah diberikan, guru BK juga telah mengetahui berbagai jenis-jenis program layanan bimbingan karir yang dapat diterapkan disekolah masing-masing seperti materi karir, perencanaan masa depan, mengenal bakat dan minat lewat tes, implementasi permen 111 tahun 2014 di sekolah serta koordinasi antar stekholder dalam menyelenggarakan kegiatan bimbingan karir atau mengkolaborasikan dengan unsur-unsur yang lain

References

Undang-undang (UU) nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Permendikbud No. 111 tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

Purnamasari, Alfi. (2006). Efektivitas Pelatihan Perencanaan Kariruntuk Meningkatkan Kejelasan Arah Pilihan Bidang Minat Karir Pada Mahasiswa Semester Iii Fakutas Psikologi. Jurnal Humanitas : Indonesian Psychological Journal Vol. 3 No. 1 Januari 2006 hal.38 – 49.

purnamasari, A. (2006). UNTUK MENINGKATKAN KEJELASAN ARAH PILIHAN BIDANG Alfi Purnamasari. Humanitas : Indonesian Psychological Journal, 3(1), 38–49.

Schultze, N. G. (2006). Success factors in Internet-based psychological counseling. CyberPsychology & Behavior, 9(5), 623–626.

Saman, A., & Bakhtiar, M. I. (2018). Karya Tulis Ilmiah Bagi Mahasiswa STKIP Andi Mattappa Pangkep. Jurnal Terapan Abdimas, 3(1), 39-43. doi:http://doi.org/10.25273/jta.v3i1.2165

Kemendikbud. (2013). Pedoman Peminatan Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Super Donald D. (1975). Career Development self concept theory college entrance examination board. New york

Winkel, W.S. (1997). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia

Downloads

Published

2018-03-30

Issue

Section

Articles

Citation Check