PEMBELAJARAN INQUIRI BASED LEARNING PADA MATERI LIMAS SMP NEGERI 16 BANDA ACEH

Muhamad Saleh, Ernisa Ernisa, Aklimawati Aklimawati, Rifaatul Mahmuzah

Abstract


Materi matematika didominasi oleh hal-hal yang bersifat abstrak. Sementara tingkat berfikir siswa pada usia anak Sekolah Menengah Pertama masih banyak kendala mengenai berfikir abstrak. Untuk itu perlu diupayakan proses pembelajaran Limas disesuaikan dengan taraf berfikir siswa. Tujuan Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui penerapan Inquiri Based Learning (IBL) dan (2) respon siswa terhadap penerapannya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh terdiri dari empat rombongan belajar. Sampel sebanyak dua kelas yang dipilih secara random. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: tes dan non tes (angket). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan siswa dikelas kontrol. Siswa di kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 78.66, sedangkan di kelas kontrol 68.57. Berdasarkan uji statistik menggunakan SPSS Ver 21 diperoleh bahwa Nilai sign (0,003) kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol.  Respon yang diberikan siswa terhadap kegiatan belajar mengajar pada pembelajaran IBL secara keseluruhan adalah positif dan termasuk dalam kriteria respon sangat baik dengan rata-rata persentase respon siswa sebesar 97,4%. 


Keywords


IBL; luas; volume; limas

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Echols, J. M., & Shadily, H. (2005). Kamus Inggris Indonesia: An English-Indonesian Dictionary. Jakarta: PT. Gramedia.

Eggen, P., & Kauchak, D. (2007). Educational Psychology. Windows on Classrooms. Seventh Edition. New Jersey: Pearson Merril Precentice Hall.

Farola, F. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaranmodel Inquiri Based Learning Pada Standar Kompetensi Melakukan Instalansi Sound System di SMK 2 Surabaya. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 2(2), 837–843.

Hamalik, O. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Herdian. (2009). Model Pembelajaran NHT (Numbered Head Together). Retrieved January 5, 2012, from http://herdy07.wordpress.com/2009/04/22/model-pembelajaran-nhtnumbered-head-together/

Hudojo, H. (2009). Belajar Dan Mengajar Matematika. Malang: IKIP Malang.

Ifadloh, V, N., Santoso, N, B., & Supardi, K, I. (2012). Metode Diskusi Dengan Pendekatan Science, Environment, Technology, Society Dan Media Question Card. Unnes Science Education Journal, 1(2), 119–125.

Kusmaryono, H., & Setiawati, R. (2013). Penerapan Inquiry Based Learning Untuk Mengetahui Respon Belajar Siswa Pada Materi Konsep Dan Pengelolaan Koperasi. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Dinamika Pendidikan, 8(2), 133–145.

Moleong, L. . (2005). Metodolagi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda.

Nurharini, D., & Wahyuni, T. (2008). Matematika Konsep dan Aplikasinya: untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Saleh, M., Prahmana, R, C, I., Isa, M., & M. (2018). Improving The Reasoning Ability of Elementary School Student Through The Indonesian Realistic Mathematics Education. Journal On Mathematics Education, 9(1), 41–54.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suherman, E. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Sumadiasa, I. . (2014). Analisis Kesalahan Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Dolo Dalam Menyelesaikan Soal Luas Permukaan dan Volume Limas. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako, 1(2), 197–208.

Sumiati & Arsa. (2009). Metode Pembelajaran. Bandung: CV. Wacana Prisma.

Sunarsi, A. (2009). Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Luas Permukaan serta Volume Prisma dan Limas pada Siswa Kelas VIII Semester Genap SMP Negeri 2 Karanganyar Tahun Ajaran 2008/2009. Universitas Sebelas Maret.

Suprijono, A. (2012). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Thobroni, M., & Mustofa, A. (2012). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: AR Ruzz Media.

Trianto. (2009). Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Publiser.

Trianto. (2012). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana.

Uno, H, B. (2007). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Uno, H, B. (2011). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Wenning, C. . (2011). The Level Inquiry Model of Science Teaching. Journal Physic Education, 6(2), 9–16.

Wijaya, H. (2010). Penerapan Metode Inquiry dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Logika Berpikir Matematika Siswa SMA N 1 Muara Enim. Pascasarjana Universitas Sriwijaya.




DOI: http://dx.doi.org/10.31100/histogram.v3i2.405

Article metrics

Abstract views : 60 | views : 7


Copyright (c) 2019 HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika

 
 
 
 
 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats